Probolinggo - Tim Batik Santri Patriot Universitas Nurul Jadid (UNUJA) turut ambil bagian dalam kegiatan Demonstrasi Membatik HARJAKAPRO ke-280 yang digelar Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung pada 17–26 April 2026 di Alun-alun Kraksaan sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo sekaligus upaya melestarikan budaya batik di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tim UNUJA hadir di Stand Rumah Batik bersama sejumlah pelaku UMKM dan pembatik dari berbagai wilayah di Probolinggo. Empat mahasiswa dari Santri Patriot Puteri menjadi perwakilan kampus untuk memperkenalkan sekaligus mendemonstrasikan proses membatik kepada pengunjung.
Selama kegiatan, tim Batik Santri Patriot UNUJA memperagakan teknik mencanting hingga proses pewarnaan secara langsung. Demonstrasi ini didampingi oleh instruktur Yayuk dari Sumber Ayu Batik Pakuniran sebagai mitra teknis. Pengunjung tidak hanya menyaksikan, tetapi juga diajak mencoba langsung proses membatik.

Tim Batik UNUJA saat demonstrasi membatik pada ajang Harjakapro 280 di Alun-alun Kraksaan Probolinggo, Senin, (20/4).
“Di sini kami tidak hanya mempromosikan karya batik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk mengenal dan belajar membatik agar minat terhadap seni batik semakin meningkat,” ujar salah satu perwakilan tim.
Salah satu pengunjung, Fira, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap event serupa dapat terus diselenggarakan dengan konsep yang lebih meriah karena dinilai mampu mempererat kebersamaan dan mempromosikan potensi daerah.
Sementara itu, Wardatus Shofiah dari tim UNUJA menyampaikan kebanggaannya dapat terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi sarana penting untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menginspirasi generasi muda agar tetap mencintai batik sebagai warisan bangsa.
-
Pewarta : Kangsofy
Foto : Tim Batik UNUJA
Copyright © HUMAS UNUJA 2026
