Kuala Lumpur - Dua mahasiswi Universitas Nurul Jadid (UNUJA) resmi dinobatkan sebagai Pembina Gugus Depan (Gudep) Pramuka di Malaysia dalam kegiatan silaturahim dan penguatan kapasitas pembina yang digelar di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh pembina Pramuka yang mengabdi di Gudep KBRI Kuala Lumpur, sekaligus menjadi forum strategis untuk memperkuat peran pembina dalam mendampingi anak-anak Indonesia di luar negeri. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Manajemen sekaligus Andalan Nasional Hubungan Luar Negeri Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Acep Somantri. Ia menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, penguatan nasionalisme, serta pengembangan kapasitas generasi muda di tingkat global.
Delegasi UNUJA yang terdiri dari Siti Mu’allifah dan Asmawati tidak hanya mengikuti pembekalan, tetapi juga dipercaya menjadi Pembina Gudep Pesantren An-Nahdoh Tanjung Sepat, Malaysia. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan berbasis nilai keislaman di lingkungan diaspora Indonesia.

Dua mahasiswi UNUJA (kiri) dalam pertemuan Pembina Pramuka di KBRI Kuala Lumpur Malaysia, Kamis, (16/4/).
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan KBRI Kuala Lumpur, Danang Waskito, mengapresiasi kontribusi mahasiswa UNUJA dalam menghadirkan inovasi kegiatan Pramuka bagi anak-anak Indonesia di Malaysia. Menurutnya, kehadiran mereka turut memperkuat integrasi nilai pendidikan agama dalam aktivitas kepramukaan.
Sinergi antara perguruan tinggi, KBRI, dan Gerakan Pramuka diharapkan terus berlanjut untuk membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter dan berdaya saing global.
Bagi calon mahasiswa yang ingin berkembang melalui berbagai program unggulan, pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nurul Jadid dapat diakses melalui pmb.unuja.ac.id.
-
Pewarta : Kangsofy
Foto : MBKM-Malaysia
Copyright © HUMAS UNUJA 2026
