Probolinggo – Sebanyak 272 mahasiswa dan 15 dosen dari UIN Walisongo Semarang mengikuti program Visiting Lecture and Student Mobility di Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Sabtu (11/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi antar kampus dalam memperkuat pemahaman ekoteologi serta peran manusia sebagai penjaga lingkungan berbasis nilai keislaman.
Bertempat di Auditorium I Pondok Pesantren Nurul Jadid, kegiatan dikemas dalam seminar bertema “Membumikan Ekoteologi di Lingkungan Kampus dan Pesantren; Menegaskan Peran Manusia sebagai Khalifah Fil Ard.” Dua narasumber, Dr. Abu Khaer, MA, dosen UNUJA, dan Dr. H. Nashiruddin, M.Ag, dosen UIN Walisongo Semarang, mengulas keterkaitan erat antara keimanan dan tanggung jawab ekologis di tengah krisis lingkungan global.
Rombongan UIN Walisongo Semarang dipimpin Prof. Hj. Fihris, M.Ag, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK UIN Walisongo, dan disambut langsung oleh civitas akademika UNUJA. Ketua Prodi PAI UNUJA, Dr. H. Muhammad Munif, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan di bidang akademik.
“Momentum ini kami harapkan menjadi langkah awal kolaborasi dalam penelitian, pengabdian masyarakat, hingga penulisan buku ajar,” ujarnya.

Dari kiri: Dr. H. Nashiruddin M.Ag (UIN Walisongo), Dr. Abu Khaer, MA (UNUJA) dan Dr. Nurul Huda M. Fil.I, (UNUJA) dalam kegiatan Visiting Lecture and Student Mobility di Aula I PP. Nurul Jadid, Sabtu (11/4).
Dalam pemaparannya, Dr. Abu Khaer menekankan bahwa ekoteologi bukan sekadar konsep, melainkan wujud nyata keimanan yang harus tercermin dalam tindakan menjaga lingkungan. Menurutnya, iman yang tidak melahirkan perubahan adalah ilmu yang tidak memberi manfaat.
Senada, Dr. Nashiruddin menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari implementasi keimanan. Ia mengingatkan bahwa manusia sebagai khalifah memiliki tanggung jawab besar menjaga keseimbangan alam, bukan justru menjadi penyebab kerusakan.
Diskusi yang dipandu Dr. Nurul Huda, M.Fil.I, dosen UNUJA, berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol apresiasi sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antara UNUJA dan UIN Walisongo Semarang.
-
Pewarta : Kangsofy
Foto : Dafa
Copyright © HUMAS UNUJA 2026
