Probolinggo — Universitas Nurul Jadid (UNUJA) melalui Pusat Bahasa menggelar post-test program pendampingan TOEFL bagi dosen tetap dan tenaga kependidikan pada Kamis, (16/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lab-CBT UNUJA ini bertujuan mengukur perkembangan kompetensi bahasa Inggris peserta setelah mengikuti rangkaian pendampingan.
Post-test ini menjadi tahap evaluasi penting untuk melihat sejauh mana peningkatan kemampuan peserta, sekaligus memberikan gambaran awal terkait kesiapan mereka dalam menghadapi tes bahasa Inggris untuk kebutuhan studi lanjut. Program ini sebelumnya dirancang sebagai upaya strategis kampus dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam memenuhi persyaratan akademik ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala Pusat Bahasa UNUJA, Durrattul Hikmah, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai pemetaan kemampuan peserta secara lebih terarah. “Melalui post-test ini, kami dapat melihat progres yang dicapai peserta setelah pendampingan. Hasilnya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penguatan berikutnya,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan kali ini tidak hanya diikuti oleh sivitas akademika UNUJA, tetapi juga melibatkan peserta eksternal. Salah satu peserta berasal dari kalangan profesional di luar kampus, yakni pekerja dari PJB. Keterlibatan ini menunjukkan bahwa layanan Pusat Bahasa UNUJA mulai mendapat perhatian lebih luas, meski masih dalam skala terbatas.
Selama pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti tes dengan tertib dan penuh keseriusan. Melalui kegiatan ini, Pusat Bahasa UNUJA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program peningkatan kompetensi bahasa secara berkelanjutan serta mendukung kesiapan studi lanjut di masa mendatang.
-
Pewarta : Kangsofy
Foto : Helmi
Copyright © HUMAS UNUJA 2026
