AR EN ID

Wastra Kids Karya Mahasiswi UNUJA Raih Pendanaan Nasional P2MW 2026

WIB. Diakses: 16x. Wastra Kids Karya Mahasiswi UNUJA Raih Pendanaan Nasional P2MW 2026

Probolinggo - Tim mahasiswi Universitas Nurul Jadid (UNUJA) berhasil membawa produk inovasi berbasis budaya lolos pendanaan nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Produk bertajuk Wastra Kids tersebut dinilai memiliki dampak sosial dan edukatif karena menggabungkan perlengkapan sekolah anak dengan literasi budaya Nusantara berbasis teknologi digital.

Kelolosan tim mahasiswa UNUJA itu tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek RI Nomor 1790/DST/B2/DT.01.03/2026 tertanggal 22 Mei 2026 tentang penerima pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026.

Tim yang terdiri dari Sirin Rani Fatimah, Nadiya Maulina Salsabila, Zamzami Magfiroh, dan Wardatus Shofia mengembangkan alat sekolah bermotif wastra Nusantara yang dilengkapi fitur SMART QR. Melalui pemindaian kode QR, pengguna dapat mengakses informasi interaktif mengenai sejarah, filosofi, serta nilai budaya dari motif kain tradisional yang digunakan pada produk.

Produk ini dirancang untuk digunakan siswa sekolah dasar hingga madrasah sebagai media belajar budaya yang lebih menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain dipasarkan kepada pelajar, Wastra Kids juga diproyeksikan menjadi media edukasi budaya di lingkungan sekolah, pesantren, hingga kegiatan literasi anak.

Setelah dinyatakan lolos pendanaan, tim mahasiswa akan memasuki tahap pengembangan produksi, penyempurnaan desain, uji coba penggunaan di sekolah, hingga perluasan pemasaran produk. Pendanaan P2MW juga akan digunakan untuk memperkuat manufaktur, branding, serta pengembangan sistem literasi digital berbasis SMART QR agar dapat menjangkau lebih banyak pengguna.

Wakil Rektor III UNUJA, Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menunjukkan mahasiswa pesantren mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.

“Program ini bukan sekadar usaha bisnis mahasiswa, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat literasi budaya generasi muda melalui pendekatan kreatif dan teknologi digital. Kami berharap inovasi ini dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut diraih setelah melewati seleksi nasional yang diikuti ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kampus menyebut capaian itu sebagai bukti mahasiswa pesantren mampu bersaing di tingkat nasional melalui produk inovatif yang bernilai ekonomi sekaligus berdampak sosial dan budaya.

-

Pewarta : Kangsofy

Copyright © HUMAS UNUJA 2026

KANTOR

Universitas Nurul Jadid (UNUJA)
Karanganyar, Paiton, Probolinggo,
Jawa Timur, Indonesia
Kode Pos: 67291

Lihat Di Peta
Telp 0888 30 77077
Fax 0888 30 77077
unuja@unuja.ac.id

KERJA SAMA

Nasional
Internasional

2026 © PDSI Universitas Nurul Jadid | Sitemap