Eng Ind

Soal Asesmen dan Sertifikasi Guru Ngaji, Rektor Ceritakan Pesan Kiai Hasyim Zaini

WIB. Diakses: 229x. Soal Asesmen dan Sertifikasi Guru Ngaji, Rektor Ceritakan Pesan Kiai Hasyim Zaini

Membuka kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi Baca Al-Quran yang diselenggarakan oleh LIK UNUJA bekerja sama dengan JQH NU Jawa Timur, Minggu, 27/3, Rektor UNUJA, K.H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag. menceritakan tentang pesan yang pernah disampaikan oleh K.H. Moh. Hasyim Zaini.

Menurut Rektor, formalitas dalam hal pendidikan, termasuk juga berkenaan dengan pembelajaran Al-Quran, mau tidak mau juga perlu dilakukan untuk menjawab tuntutan zaman. Terkait hal ini, Rektor menceritakan pesan Kyai Hasyim, paman beliau, yang tak lain adalah Pengasuh PP. Nurul Jadid dari tahun 1976-1984.

"Pada masa Kyai Hasyim dulu, saat itu masyarakat masih kurang peduli terhadap ijazah, sertifikat, dan formalitas semacamnya. Tapi saat itu Kyai Hasyim sudah berpesan, bahwa kelak akan ada saatnya di mana ijazah, formalitas semacam itu, akan sangat diperlukan di tengah-tengah masyarakat. Nah, sekarang kita mengalami masa itu," ungkap Rektor dalam sambutannya.

Pelatihan Asesor Kompetensi Baca Al-Quran ini, sejalan dengan visi tersebut, juga membawa misi pelayanan kepada masyarakat agar dapat mengakses pendidikan dan pembelajaran dalam hal baca Al-Quran dengan mengikuti sanad keilmuan yang telah diwariskan oleh para ulama.

K.H. Achmad Ahid Sufiyaji, Ketua JQH NU Jawa Timur, menjelaskan bahwa Jam'iyyah Qurra' wal Huffazh (JQH) dalam sejarahnya didirikan oleh Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy'ari. Metode baca Al-Quran yang dikembangkan oleh JQH pun telah disusun sesuai dengan sanad yang diwariskan ulama-ulama NU.

"Jadi mengapa UNUJA menggandeng JQH dalam Pelatihan ini? Di antara banyak alasan, saya yakin juga karena meskipun banyak lembaga lain yang concern terhadap Al-Quran, tapi JQH ini adalah lembaga resmi di bawah NU yang didirikan langsung oleh Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy'ari. Jadi jelas sanadnya," terang beliau.

Pelatihan Asesor Kompetensi Baca Al-Quran akan diberikan oleh Jam'iyyatul Qurra'wal Huffazh Nahdlatul Ulama Jawa Timur selama 3 hari, dari 27-29 Maret 2022. Pelatihan ini diikuti oleh 48 orang tenaga pendidik Al-Quran di lingkungan PP. Nurul Jadid. Seluruh peserta itu sebelumnya telah melalui tahap seleksi kelayakan yang dilakukan oleh LIK UNUJA bersama Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid.

"Tidak sembarang orang kita pilih," kata Ketua LIK UNUJA, Dr. H. Ahmad Fawaid. "Kita telah menyeleksi para ustaz, ratusan jumlahnya, lalu kita ambil yang paling layak untuk menjadi asesor kompetensi baca Al-Quran berdasarkan kriteria-kriteria yang telah dirumuskan bersama pihak Pesantren." jelasnya.

(Humas UNUJA)

KANTOR

Universitas Nurul Jadid (UNUJA)
Karanganyar, Paiton, Probolinggo,
Jawa Timur, Indonesia
Kode Pos: 67291

Lihat Di Peta
Telp 0888 30 77077
Fax 0888 30 77077
unuja@unuja.ac.id

KERJA SAMA

Nasional
Internasional

2022 © PDSI Universitas Nurul Jadid | Sitemap